Jepret

Cerita Kecil Jembatan Gantung di Sindang

Aku memutuskan untuk mengambil jalur alternatif di Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar. Semoga tidak lupa jalan tembus ke wilayah Kecamatan Bojongsari itu. Sudah lama sekali tak melalui jalur tersebut. Meski sempat merasa hampir tersesat, jalurnya tak salah juga.

Selain menikmati alam yang tidak umum; ya lantaran tidak berhadapan dengan jalan beraspal dan bising mesin menderu dan memperpendek jarak, tujuan utama lainnya ialah menikmati suasana bergoyang-goyang di jembatan gantung di Desa Sindang, Kecamatan Mrebet.

Inilah, sebuah cerita kecil di pojok desa, yang bisa saja tidak banyak manusia Kota Perwira mengenalnya bahkan datang ke sana. Cerita ini dipotret pada Minggu (24/11).

Suasana segar langsung menyergap, sekalipun mentari begitu kokoh bersinar. Ini pemandangan asri wilayah Desa Sindang, yang berdekatan dengan Desa Banjaran, Bojongsari dan Desa Slinga, Kaligondang. Tampak jelas Bendungan Slinga, yang nilainya Rp 47 miliar.

Entah berapa umur jembatan gantung yang melintang di Kali Klawing ini. Yang pasti sudah reyot dan kayu yang menjadi badan jembatan sudah banyak yang diganti dengan kayu seadanya. Karenanya, bukan hal aneh bila ada lubang menganga atau bahkan kayu yang terangkat saat terinjak roda motor.

Bila akhir pekan, tidak sedikit muda-mudi yang memanfaatkan kesyahduan suasana di sekitar jembatan gantung itu untuk memadu kasih, atau sekadar berbagi kebersamaan dengan teman-teman. Ada yang sekedar bercuap-duap ada pula yang memandangi sungai dan “cuci mata” atau malah memancing ikan.

Dalam kondisi tidak mumpuni, jalan sempit berukurang sekitar 1,5 meter itu tetap menjadi andalan warga untuk melintas. Jembatan itu menjadi akses utama untuk bekerja, bersekolah atau membeli kebutuhan sehari-hari di pasar. Harus diakui, daerah itu belum maju seperti desa lainnya.                      

6 thoughts on “Cerita Kecil Jembatan Gantung di Sindang”

  1. Desa Sindang adalah desa tempat kelahiranku.disana tempatnya sungguh indah dan orangnya ramah – ramah.Jembatan Gantung merupakan jalan utama buat kami menuju kota kabupaten.di jembatan ini pula pasangan Muda – Mudi melakukan Prewedding.Sindang adalah tempatku bermimpi yg tinggi agar kelak bisa membangun kembali desa tercinta.

Tinggalkan Balasan ke Anonim Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *