Coret Moret

Sajak Buku Diary

Buku itu kubeli beberapa tahun lalu

Kovernya berwarna biru tua
Aku pasang stiker di sana-sini, demi personalitas
Kebanyakan stikernya sudah compang-camping
Meski butut, buku itu aku selalu di dalam tas
Buku itu kubeli beberapa tahun lalu
Dia sengaja dipersiapkan sebagai buku harian
Sebuah kotak pandora penyimpan seabreg paduan rasa
Catatan Soe Hok Gie dan Pramoedya Ananta Toer jadi inspirasinya
Menulis diary menulis sejarah, pikirku
Buku itu kubeli beberapa tahun lalu
Ada beberapa kutipan monumental
Sekadar pembangkit semangat bergerak dan menulis
Karena itulah, sekalipun butut aku tetap cinta
Terlebih banyak cerita di sana
Buku itu kubeli beberapa tahun lalu
Sudah banyak yang aku ceritakan di sana
Tentang pengalaman, pergunjingan bahkan keyakinan
Di bagian depan catatan curahan hati dan ide
Di bagian belakang catatan diskusi nan serius
Buku itu kubeli beberapa tahun lalu
Ada romantisme yang kubungkam dalam pikiranku sendiri
Ada kejenuhan yang kubisikan pada hati sendiri
Ada pemikiran acak yang dinyalakan diam-diam
Ada banyak, banyak, banyak, banyak sekali cerita
Buku itu kubeli beberapa tahun lalu
Sempat tersimpan dan tak terbuka, sekian lama
Lalu kubuka dan kucoret lagi
Aku ingin tahu sejauh mana langkah sudah bergerak
Sebab, aku ingin hidup seutuhnya
[14/09/2013]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *