Coret Moret

Sajak Koruptif

Entah harus bicara apa soal korupsi
Tak ada romantisme menggalau
Cuma rasa jijik, muak sejurus dengan makian
Ah, ada pula seringai senyum munafik
Tipu-tipu wajah topeng

Entah harus bicara apa soal korupsi
Ia ada di mana-mana, setiap saat berdenyut
Mengurita bersama kolusi dan nepotisme
Uang, umur, waktu semua jadi santapannya
Lihai betul mereka

Entah harus bicara apa soal korupsi
Pagi hingga pagi jadi bahan gosip asyik
Dari bergunjing, trik tersebar, motivasi menguat
Media panen oplah, bos besar pemain juga
Plok-plok-plok, tepuk tangan untukmu

Entah harus bicara apa soal korupsi
Pakta integritas cuma retorika gincu birokrat
Komitmen cuma bualan kasih penegak hukum
Demonstrasi cuma ajang omong kosong
Semua koruptif, keparat juga

Entah harus bicara apa soal korupsi
Satu kata lawan, seribu langkah muslihat
Sana sini berteriak, toh terperdaya juga
Bilang tak menekuk rupiah, menyesap aromanya juga
Penjahat itu pelaku, otak dan penikmat

Entah harus bicara apa soal korupsi
Atas nama cinta keluarga, daya dikerahkan
Biar tetap rahasia, biar praktik langgeng
Saat kepergok, berkilah pada peci atau kerudung
Mereka pikir, itu seragam koruptor

Entah harus bicara apa soal korupsi
Di negeri ini, tak ada malu, justru bangga
Di negeri ini, tak ada gratis, segala uang
Di negeri ini, tak mau artinya minta tambah
Di negeri ini, konon amplop mengamplopi apa saja

[29/12/2012]

4 thoughts on “Sajak Koruptif”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *