Catatan Kecil

Traveling Naik Mobil Offroad Sampai Jalan Kaki ke Kolam Air Hangat Sipentul di Desa Gunungwuled. Mantap Jiwa, Men!

Broom, broom, broom… Knalpot mobil jeep sudah menyalak. Suaranya khas banget mobil jeep offroad, yang sudah melalui ribuan kilometer jalan terjal nan menukik. Mendengar suara knalpot yang blar-blar itu, semangat berpetualangan langsung membara.

Petualangan kali ini naik mobil jeep. Destinasinya adalah kawasan Kolam Air Hangat Sipentul yang ada di Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang. Kalau orang desa setempat biasa juga menyebutnya Kalianget.

Jalan menuju destinasi Kolam Air Hangat Sipentul berupa jalan sempit. Hanya cukup untuk satu mobil. Berpapasan sesama mobil, maka repot banget. Jalannya juga naik, turun, menanjak dan menukik.

Nggak cuma itu, sekitar 40% jalan menuju destinasi ada juga sebagian jalan yang berbatu dan masih berupa tanah. Makanya, mobil offroad menjadi pilihan paling tepat untuk menikmati petualangan menyisir jalanan hutan ini.

Oh iya, sampai lupa. Seperti halnya traveling ke Puncak Sendaren di Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, traveling ke Gunungwuled ini juga bagian dari program Piknik Nang Purbalingga, yang digagas Jong Purbalingga. Jadi, AkuBangkit nimbrung dolan. Heuheu.

Nah, fasilitas mobil offroad ini juga hanya tersedia karena program Piknik Nang Purbalingga loh yah. Aslinya, nggak ada mobil offroad harian. Btw, kalau mau disediakan dan harganya cocok, AkuBangkit bisa bantu menyediakan fasilitas offroad tipis-tipis ini kok. Hehehe

Traveling Ke Puncak Sendaren: Traveling ke Puncak Sendaren di Purbalingga yang Membangkitkan Jiwa Ini Berteriak “My Trip My Adventure”. Kamu Harus ke Destinasi Wisata Ini!

Destinasi traveling yang berada di timur laut Kabupaten Purbalingga ini bisa dibilang nggak terlalu terkenal. Sudah ada sejak tahun 2016 kemarin, tapi masih juga belum banyak yang berpetualang untuk menikmati air hangat di kolam sipentul ini.

Saking nggak terlalu terkenalnya, masih sangat jarang konten di media sosial yang menampilkan panorama kolam yang berada di pegunungan utara Kota Perwira yang biasa disebut Pegunungan Sisik Punggung Naga ini.

Mobil yang Memilih Mogok dan Petualangan yang Sebenarnya.

Ada sekitar 15 mobil offroad yang berangkat dalam petualangan ini. Satu mobil offroad berisi 3-4 orang, termasuk sopirnya. Semuanya melaju pelan. Bahkan di beberapa tanjakan, mobil mendaki bergantian.

Buat AkuBangkit yang nggak pernah naik mobil offroad yang tancap gas di jalur offroad, jelas merasa wow banget. Sensasi guncangan dan suara knalpot yang memekakan telinga, bikin petualangan kali ini memacu kegembiraan berpetualang.

Tapi eh tapi. Pada akhirnya, AkuBangkit dan dua teman dari Kayulingga, Andra dan Dila, harus menikmati petualangan yang berbeda dibandingkan rombongan lainnya. Petualangan kami menuju Kolam Air Hangat Sipentul bukan hanya tentang petualangan naik mobil offroad.

Yep! Baru separuh perjalanan, mobil yang kami naiki mogok. Alasan utamanya ada dua. Yakni beban yang berat dan mobil yang bukan “pegangan” si sopir. Dari situlah, petualangan yang sesungguhnya terwujud.

AkuBangkit, Andra dan Dila harus berjalan kaki sekitar 3 kilometer. Mungkin lebih. Dari pemukiman terakhir hingga ke destinasi yang diidam-idamkan. Beneran capek banget.

Keringat bercucuran sejagung-jagung, otot kaki yang mengencang, napas yang kian pendek, hingga muka memucat tampak jelas dari kami bertiga yang berjalan kaki mendaki jalan tanah, tanpa persediaan air minum mumpuni.

Karena kami bertiga itu berada paling belakang sendiri, plus kami nggak tahu jalannya, kami harus mengandalkan anak-anak kecil untuk turut mengantarkan kami ke lokasi. Kebetulan mereka juga menuju Kalianget untuk ciblon. Heuheu.

Setelah melewati jalanan yang sempit dan mendaki lalu menukik, akhirnya kami sampai juga ke meeting point. Di sana, rombongan lainnya sedang santai dan bersenda gurau. Kami pun batal menikmati daging kambing guling. Lantaran sudah habis. Huhuhu.

Tapi, nggak apa sih. Masih ada air kelapa muda, yang mengembalikan ion tubuh. Badan jadi kembali bugar. Pikiran kembali segar. Roso!

Kehangatan Air Bikin Otot Kaki yang Lempoh Jadi Woles.

Dari meeting point, masih harus jalan kaki lagi menuju kolam. Tapi nggak lama kok. Mungkin cuma 5 menit aja sampai. Karena posisi kolam air hangat itu di balik bukit.

Eng ing eng. Ada tiga kolam, ternyata. Kolam berukuran kecil, kolam besar dan kolam sedang. Ada pancuran airnya. AkuBangkit langsung cek kehangatannya. Airnya hangat-hangat kuku.

Ternyata eh ternyata, hanya satu kolam yang kehangatannya terjaga. Yakni kolam yang berukurna terkecil. Semakin jauh dari kolam kecil, maka airnya semakin dingin. AkuBangkit nggak tahu kenapa hal itu bisa terjadi.

Sebelum berangkat, AkuBangkit sih juga dengan kabar kalau kolam ini nggak sehangat yang dibayangkan ketika mendengar kata kolam air hangat. Jadi, AkuBangkit nggak kaget-kaget amat sih. Hehehe.

Tapi, pas AkuBangkit merendam kaki dengan air yang hangat, rasanya benar-benar rileks sekali. Mungkin karena kaki sudah lelah berjalan, jadi efek nikmatnya berendam air hangat begitu terasa. Ntaaap!

Kolam ini benar-benar berada di kawasan hutan. Nggak ada bakul yang jualan di situ. Fasilitas kamar mandi juga nggak ada. Jadi, jangan bayangkan kalau sekarang ke sana, bakal lengkap fasilitasnya.

Sebaiknya, wankawan harus benar-benar cermat kalau mau main ke kolam air hangat ini yah. Jangan malah jadi repot sendiri. Eh, tapi sih ada sungai. Hehehe.

Kolam di Puncak Sipentul ini biasa buat ciblonan anak-anak, meskipun jaraknya lumayan jauh dari rumah mereka. Mungkin jarak bukan lagi persoalan bagi warga setempat.

Kawasan Hutan yang Cocok Banget untuk Wisata Minat Khusus.

Waktu Pak Kades Gunungwuled menegaskan mau menjadikan kawasan hutan di desanya itu menjadi destinasi wisata minat khusus, AkuBangkit setuju banget. Ini cocok banget dengan kondisi alam yang ada di sana.

Demi mewujudkan konsep itu, Pemerintah Desa Gunungwuled berencana nggak mengaspal jalan menuju kolam air hangat itu. Namun lebih pada menata kawasan dan jalur wisata serta warga.

Jadi, yang dijual bukan hanya narasi nikmatnya berendam di kolam air hangat (yang nggak hangat-hangat amat). Melainkan berbagai aktivitas lain yang bisa dilakukan di kawasan hutan di Desa Gunungwuled dan sekitarnya.

Kabarnya Pemdes Gunungwuled sedang menyiapkan konsep aktivitas kendaraan offroad, baik mobil maupun motor, dan kemudian ada juga konsep berburu babi hutan. Kalau benar-benar terwujud, kayaknya seru banget kan!

Selain wisata minat khusus “kelas berat” tersebut, banyak aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung kalau main ke Puncak Sipentul. Mulai dari susur hutan, camping, hingga mencoba ikut membuat gula di rumah-rumah kecil di kawasan hutan menuju Puncak Sipentul.

Dengan berbagai aktivitas yang menantang bin menyenangkan tersebut, Kolam Air Hangat Sipentul akan menjadi sajian yang nikmat luar biasa. Beneran! AkuBangkit sudah merasakan sendiri. Hehehe.

Petualangan menggunakan mobil offroad terus disambung berjalan kaki membuat AkuBangkit lebih menghargai proses dari sebuah petualangan.

Petualangan Adalah Tentang Perjalanan, Bukan Soal Destinasi.

Kalau petualangan ke kawasan Puncak Sipentul itu hanya fokus pada kolam air hangat, mungkin petualangan AkuBangkit kali ini nggak terlalu menyenangkan hati. Karena, kehangatan airnya memang nggak sepanas yang dibayangkan. Jujur saja nih.

Makanya, setelah sampai di kolam dan menyentuh airnya, AkuBangkit merasa sangat bersyukur sekali tadi mobil mogok dan sempat jalan kaki kayak Ninja Hatori.

Sensasi nikmatnya berendam air hangat ini mungkin nggak dirasakan para pengunjung lainnya dalam program Piknik Nang Purbalingga bareng Jong Purbalingga ini. Beneran enak banget kakinya waktu direndam. Kalau ciblon, malah kayaknya lebih fresh.

Bahkan, di beberapa kasus, pemandangan sepanjang traveling menjadi hal yang jauh lebih penting dan nggak terlupakan, dibandingkan destinasi wisata itu sendiri. Dengan menikmati perjalanannya, maka panorama yang disuguhkan destinasi begitu terasa nikmat. Gimana, wankawan setuju nggak nih? Hehehe.

Rekomendasi Cafe Nih: Sedang Mencari Rekomendasi Kafe di Purbalingga? 4 Kedai Kopi Ini Bisa jadi Pilihan Kamu!

Oh iya! Untuk lokasinya, AkuBangkit share sedikit rambu-rambunya yah. Biar wan-kawan nggak bingung kalau mau cari jalan menuju Kolam Air Hangat Sipentul di Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang, Purbalingga.

Cari saja Pertigaan Pasar Losari, lalu belok ke timur. Kalau dari arah Pengadegan, berarti belok ke kanan. Sedangkan kalau wankawan dari arah Bobotsari, makan belok ke kiri.

Ikuti saja jalan itu menuju Balai Desa Gunungwuled. Jalannya cuma satu kok. Cari di google maps, juga mudah menemukannya.

Di pertigaan kecil sebelum balai desa, belok saja ke kiri. Jalanannya agak menurun. Dari pertigaan kecil itu, lurus saja. Ikuti jalur itu hingga perkampungan terakhir. Ambil jalan utama, karena ada beberapa jalan bercabang kecil.

Nah, di perkampungan terakhir itu, ambil ke kanan. Ada jalan berbatu menukik. Ikuti saja jalur itu, maka akan sampai ke lokasi.

Bagaimana? Bingung? Hahaha. Makanya, menurut AkuBangkit, wankawan harus memanfaatkan orang lokal untuk menunjukan lokasinya. Termasuk menunjukan pemandangan dan aktivitas wisata terbaik yang bisa dilakukan di Desa Gunungwuled.

Jadi, kapan kita dolan Purbalingga ke wilayah Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang nih?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *